Jumat, 08 Juli 2011

Tentang Jamnas 2011







Jambore Nasional (Jamnas) merupakan ajang terbesar dibidang kepramukaan tanah air. Jamnas pertama kali dilaksanakan pada tahun 1973 di bumi perkemahan Cibubur Jakarta. Di tahun 2011 mendatang merupakan ke-9 kalinya Jamnas dilaksankan, berlokasi di danau teluk gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan.

Ini merupakan untuk kedua kalinya Jamnas dilaksanakan diluar pulau jawa setelah pada tahun 1977 dilaksanakan di Sibolangit, Sumatera Utara.
Si Bawok adalah nama maskot yang dipakai dalam Jambore Nasional IX, merupakan hasil sayembara Desain Maskot dan Logo yang telah dilakukan oleh Kwartir Daerah Pramuka Sumatera Selatan beberapa bulan yang lalu. Si Bawok mengandung arti sebagai berikut :

Uraian Bentuk;

Karikatur Bangau Bluwok yang memikul tongkat berwarna merah dan diujungnya terikat bendera berwarna orange berlogo Tunas Kelapa. Burung Bangau berada pada posisi berdiri memakai Seragam Pramuka Penggalang lengkap beserta atributnya. Si bluwok juga mengacungkan jari jempol tangan kanannya kearah depan.

Pengertian ;

Bangau Bluwok merupakan satwa liar yang harus dilindungi dari kepunahan.Seragam Pramuka Penggalang dan atribut merupakan Pramuka yang harus memberikan cerminan tentang pentingnya melestarikan satwa dan lingkungan/alam sekitar. Jempol tangan kanan memberikan makna bahwasanya Pramuka kedepan harus lebih oke dan maju lagi.

Warna;

Warna cokelat muda, menggambarkan kematangan dalam bersikap dan bertindak.Warna merah, menggambarkan sikap pemberani/kesatria/patriotik. Warna hitam, menggambarkan keinginan untuk mengabdikan diri di masyarakat. Warna cream, menggambarkan kelembutan dan kehalusansi Bawok.



LOGO JAMNAS

Bentuk logo dari tiga elemen penting yaitu Tunas Kelapa, Jembatan Ampera, dan Elemen Air. Tunas Kelapa merupakan logo dari Pramuka itu sendiri. Jembatan Ampera merupakan Landmark kota Palembang, Sumatera Selatan. Sedangkan air menggambarkan Danau Teluk Gelam sebagai tempat pelaksanaan Jambore Nasional ini. Elemen air ini terdiri dari Sembilan garis yang menggambarkan bahwa pelaksanaan Jambore ini merupakan Jambore Nasional ke Sembilan.

Typografi ;

Jenis tulisan memiliki kepribadian dan menunjukkan fungsi tertentu. Penggunaan yang konsisten dari jenis tulisan tertentu membuat audiens dengan mudah mengenali brand. Typografi Jambore Nasional 2011 menggunakan front Brushflash. Penggunaan front Brushflash mencerminkan semangat, kerjasama, dan kemandirian dalam pramuka itu sendiri.

Warna ;

Warna dasar utama yang dipilih adalah putih dan didukung oleh tiga warna lainnya yaitu merah, biru, dan hitam. Warna merah pada Jembatan Ampera dan tunas kelapa mencerminkan semangat dan kekuatan. Warna biru pada air mencerminkan kepercayaan, kesetiaan, ketenangan, kedamaian, dan ketulusan. Sedangkan warna hitam pada typografi mencerminkan kekuatan dan keagungan.



Nie jadwalnya


Jamnas I dilaksanakan di Situ Baru, Jakarta th 1973, Jamnas II dilaksanakan di Sibolangit, Sumatera Utra th 1977, Jamnas III (1981), IV (1986), V (1991), dan VI (1996) dilakasanakan di Cibubur, Jakarta, Jamnas VII dilaksanakan di Baturaden , Jawa Tengah th 2001, Jamnas VIII dilaksanakan di Jatinangor, Jawa Barat, dan Jamnas IX akan dilaksanakan di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Jamnas IX 2011 dilaksanakan pada hari Sabtu tgl.2 Juli 2011 s.d Hari Sabtu tgl. 9 Juli 2011.

Jamnas IX 2011 dilaksanakan di :
1. Bumi Perkemahan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
2. Bumi Perkemahan Candika Kota Palembang sebagai Sub Camp Jamnas IX 2011.

Tema Jamnas IX 2011 adalah "Bersatu Teguh Menuju Indonesia Gemiliang"

Motto Jamnas IX 2011 adalah "Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan"

Tekad Jamnas IX 2011 adalah "Patriot Bangsa ber-Bhinneka Tuggal Ika"

Slogan Jamnas IX 2011 adalah "Sehat - Cerdas - Ceria - Bersahabat"

Araca Kegiatan:
1. Upka dilaksanakan pd (H1) hari Sabtu tgl 2 Juli 2011; dilanjutkan dgn kegiatan Permainan Persaudaraan dan Forum Penggalang.

2. Pada setiap mlam mulai (H1-H6) hari Sabtu tgl 2 s.d Kamis tgl 7 Juli 2011 dilaksanakan Kegiatan Pendidikan dan seni Budaya yg meliputi Diskusi Pendidikan, Pemutaran Film, Jumpa Tokoh/Artis, dan Pentas Seni Daerah yg menampilkan kreasi seni budaya seluruh kontingen daerah.

3. Mulai (H2-H7) hari Minggu tgl 3 s.d Jumat tgl 8 Juli 2011 dilaksanakan Kegiatan Rotasi dgn sistem satuan meliputi kegiatan Teknologi dan Industri, Scouting Skills, Adventure, Go green-Global Development Village masing-masing satu hari kegiatan, City Tour dan Paket Wisata Alam serta Wisata Pendidikan selama 2 hari.

4. Pada (H7) hari Jumat tgl 8 Juli 2011 dilaksanakan kegiatan Karnaval dan Festival Nusantara yg dilaksanakan pada sore hari, dan pada malam hari dilanjutkan dgn kegiatan Malam Bhinneka Tunggal Ika (Grand Campfire) sbg acara penutup kegiatan Jamnas IX 2011.

5. Upacara penutupan dilakasanakan pada (H8) hari sabtu tgl 9 Juli 2011.

URAIAN KEGIATAN
1. Kegiatan Perkemahan:
a. Keagamaan
b. Olah raga
c. Upacara dan apel Pasukan
d. Permainan Persaudaraan
e. Forum Penggalang
f. Anjangsana
g. Kunjungan Pameran
h. Games & Quiz

Minggu, 03 Juli 2011

Seekor Anak Kambing Bermata Satu

Warga Desa Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus berdatangan ke rumah Suwondo (45) karena penasaran ingin melihat anak kambing berbulu putih itu.
Suwondo menjelaskan, anak kambing tersebut baru dilahirkan 2 hari lalu.
Bentuk wajah kambing jauh berbeda dari lainnya. Bahkan mulutnya ompong layaknya orang tua. Namun untuk badan dan kakinya sama seperti kambing pada umumnya.
Suwondo menuturkan tidak ada yang istimewa ketika induk kambing itu mengandung. Hanya saja sehari sebelum kambing itu lahir, istri Suwondo bermimpi diberi orangtuanya kepala kambing.
Suwondo mengaku tidak akan menjual kambing aneh ini. Dia akan terus merawatnya sampai besar.
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Probolinggo, Zaini, ketika dikonfirmasi melalui telepon mengatakan bahwa kambing tersebut memiliki kelainan genetik.
Menurut Zaini, pertumbuhan organ tubuh seperti tulang rahang tidak sempurna. Kambing tersebut juga tidak memiliki saluran pernafasan di hidung sehingga harus bernapas melalui mulut

Selasa, 28 Juni 2011

Manusia Purba

Penelitian manusia purba di Indonesia dilakukan oleh :
1. Eugena Dobois,
001-duboisDia adalah yang pertama kali tertarik meneliti manusia purba di Indonesia setelah mendapat kiriman sebuah tengkorak dari B.D Von Reitschoten yang menemukan tengkorak di Wajak, Tulung Agung.
• Fosil itu dinamai Homo Wajakensis, termasuk dalam jenis Homo Sapien (manusia yang sudah berpikir maju)
• Fosil lain yang ditemukan adalah :
Pithecanthropus Erectus (phitecos = kera, Antropus Manusia, H erectus 17Erectus berjalan tegak) ditemukan di daerah Trinil, pinggir Bengawan Solo, dekat Ngawi, tahun 1891. Penemuan ini sangat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan.
• Pithecanthropus Majokertensis, ditemukan di daerah Mojokerto
• Pithecanthropus Soloensis, ditemukan di daerah Solo









Peta Penemuan Fosil Manusia Purba di Jawa Tengah – Jawa Timur
1.  Sangiran
2 . Sambungmacan
3 . Sonde
4 . Trinil
5 . Ngandong
7
. Kedung Brubus
8 .
Kalibeng
9 . Kabuh
10 . Pucangan
11 . Mojokerto (Jetis-Perning)


2. G.H.R Von Koeningswald
18a0e961486c7f4cHasil penemuannya adalah : Fosil tengkorak di Ngandong, Blora. Tahun 1936, ditemukan tengkorak anak di Perning, 1_Meganthropus_PalaeojavanicusMojokerto. Tahun 1937 – 1941 ditemukan tengkorak tulang dan rahang Homo Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus di Sangiran, Solo.
3. Penemuan lain tentang manusia Purba :
Ditemukan tengkorak, rahang, tulang pinggul dan tulang paha manusia Meganthropus, Homo Erectus dan Homo Sapien di lokasi Sangiran, Sambung Macan (Sragen),Trinil, Ngandong dan Patiayam (kudus).
4. Penelitian tentang manusia Purba oleh bangsa Indonesia dimulai pada tahun 1952 yang dipimpin oleh Prof. DR. T. Jacob dari UGM, di daerah Sangiran dan sepanjang aliran Bengawan Solo.
Fosil Manusia Purba yang ditemukan di Asia, Eropa, dan Australia adalah :
• Semuanya jenis Homo yang sudah maju : Serawak (Malaysia Timur), Tabon (Filipina), dan Cina.
• Fosil yang ditemukan di Cina oleh Dr. Davidson Black, dinamai Sinanthropus Pekinensis.
• Fosil yang ditemukan di Neanderthal, dekat Duseldorf, Jerman yang dinamai Homo Neaderthalensis.
• Menurut Dubois, bangsa asli Australia termasuk Homo Wajakensis, sehingga ia berkesimpulan Homo Wajakensis termasuk golongan bangsa Australoid.
Jenis-jenis Manusia Purba yang ditemukan di Indonesia ada tiga jenis :
1. Meganthropus
2. Pithecanthropus
3. Homo
Jenis manusia Purba Pithecanthropus
Ciri-ciri manusia purba yang ditemukan di Indonesia :
1. Ciri Meganthropus :
• Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu
• Badannya tegak
• Hidup mengumpulkan makanan
• Makanannya tumbuhan
• Rahangnya kuat
2. Ciri Pithecanthropus :
• Hidup antara 2 s/d 1 juta tahun yang lalu
• Hidup berkelompok
• Hidungnya lebar dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol
• Mengumpulkan makanan dan berburu
• Makanannya daging dan tumbuhan
3. Ciri jenis Homo :
• Hidup antara 25.000 s/d 40.000 tahun yang lalu
• Muka dan hidung lebar
• Dahi masih menonjol
• Tarap kehidupannya lebih maju dibanding manusia sebelumnya

CORAK KEHIDUPAN PRASEJARAH INDONESIA DAN HASIL BUDAYANYA
Hasil kebudayaan manusia prasejarah untuk mempertahankan dan memperbaiki pola hidupnya menghasilkan dua bentuk budaya yaitu :
• Bentuk budaya yang bersifat Spiritual
• Bentuk budaya yang bersifat Material
i. Masyarakat Prasejarah mempunyai kepercayaan pada kekuatan gaib yaitu :
• Dinamisme, yaitu kepercayaan terhadap benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan gaib. Misalnya : batu, keris
• Animisme, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang mereka yang bersemayam dalam batu-batu besar, gunung, pohon besar. Roh tersebut dinamakan Hyang.
ii. Pola kehidupan manusia prasejarah adalah :
• Bersifat Nomaden (hidup berpindah-pindah), yaitu pola kehidupannya belum menetap dan berkelompok di suatu tempat serta, mata pencahariannya berburu dan masih mengumpulkan makanan
• Bersifat Sedenter (menetap), yaitu pola kehidupannya sudah terorganisir dan berkelompok serta menetap di suatu tempat, mata pencahariannya bercocok tanam. Muali mengenal norma adat, yang bersumber pada kebiasaan-kebiasaan
iii. Sistem bercocok tanam/pertanian
• Mereka mulai menggunakan pacul dan bajak sebagai alat bercocok tanam
• Menggunakan hewan sapi dan kerbau untuk membajak sawah
• Sistem huma untuk menanam padi
• Belum dikenal sistem pemupukan
iv. Pelayaran
Dalam pelayaran manusia prasejarah sudah mengenal arah mata angin dan mengetahui posisi bintang sebagai penentu arah (kompas)
v. Bahasa
• Menurut hasil penelitian Prof. Dr. H. Kern, bahasa yang digunakan termasuk rumpun bahasa Austronesia yaitu : bahasa Indonesia, Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia.
• Terjadinya perbedaan bahasa antar daerah karena pengaruh faktor geografis dan perkembangan bahasa.
jenis fosil manusia purba Indonesia:
01. Meganthropus Paleojavanicus (Sangiran).
02. Pithecanthropus Robustus (Trinil).manusia-purba
03. Pithecanthropus Erectus (Homo Erectus) (Trinil).
04. Pithecanthropus Dubius (Jetis).
05. Pithecanthropus Mojokertensis (Perning).
06. Homo Javanensis (Sambung Macan).
07. Homo Soloensis (Ngandong).
08. Homo Sapiens Archaic.
09. Homo Sapiens Neandertahlman Asia.
10. Homo Sapiens Wajakensis (Tulungagung)
11. Homo Modernman.
Peta Persebaran Homo Erectus

FOSIL

Fosil (bahasa Latin: fossa yang berarti "menggali keluar dari dalam tanah") adalah sisa-sisa atau bekas-bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral. Untuk menjadi fosil, sisa-sisa hewan atau tanaman ini harus segera tertutup sedimen. Oleh para pakar dibedakan beberapa macam fosil. Ada fosil batu biasa, fosil yang terbentuk dalam batu ambar, fosil ter, seperti yang terbentuk di sumur ter La Brea di Kalifornia. Hewan atau tumbuhan yang dikira sudah punah tetapi ternyata masih ada disebut fosil hidup. Fosil yang paling umum adalah kerangka yang tersisa seperti cangkang, gigi dan tulang. Fosil jaringan lunak sangat jarang ditemukan.Ilmu yang mempelajari fosil adalah paleontologi, yang juga merupakan cabang ilmu yang direngkuh arkeologi.
secara singkat definisi dari fosil harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
  1. Sisa-sisa organisme.
  2. Terawetkan secara alamiah.
  3. Pada umumnya padat/kompak/keras.
  4. Berumur lebih dari 11.000 tahun.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Fosilisasi

Fosilisasi merupakan proses penimbunan sisa-sisa hewan atau tumbuhan yang terakumulasi dalam sedimen atau endapan-endapan baik yang mengalami pengawetan secara menyeluruh, sebagian ataupun jejaknya saja. Terdapat beberapa syarat terjadinya pemfosilan yaitu antara lain:
  1. Organisme mempunyai bagian tubuh yang keras
  2. Mengalami pengawetan
  3. Terbebas dari bakteri pembusuk
  4. Terjadi secara alamiah
  5. Mengandung kadar oksigen dalam jumlah yang sedikit
  6. Umurnya lebih dari 10.000 tahun yang lalu.

[sunting] Fosil hidup

Istilah "fosil hidup" adalah istilah yang digunakan suatu spesies hidup yang menyerupai sebuah spesies yang hanya diketahui dari fosil. Beberapa fosil hidup antara lain ikan coelacanth dan pohon ginkgo. Fosil hidup juga dapat mengacu kepada sebuah spesies hidup yang tidak memiliki spesies dekat lainnya atau sebuah kelompok kecil spesies dekat yang tidak memiliki spesies dekat lainnya. Contoh dari kriteria terakhir ini adalah nautilus.

[sunting] Tempat penemuan fosil

Kebanyakan fosil ditemukan dalam batuan endapan (sedimen) yang permukaannya terbuka. Batu karang yang mengandung banyak fosil disebut fosiliferus. Tipe-tipe fosil yang terkandung di dalam batuan tergantung dari tipe lingkungan tempat sedimen secara ilmiah terendapkan. Sedimen laut, dari garis pantai dan laut dangkal, biasanya mengandung paling banyak fosil.

[sunting] Proses terbentuknya fosil

Fosil terbentuk dari proses dari proses penghancuran peninggalan organisme yang pernah hidup. Hal ini sering terjadi ketika tumbuhan atau hewan terkubur dalam kondisi lingkungan yang bebas oksigen. Fosil yang ada jarang terawetkan dalam bentuknya yang asli. Dalam beberapa kasus, kandungan mineralnya berubah secara kimiawi atau sisa-sisanya terlarut semua sehingga digantikan dengan cetakan.

[sunting] Pemanfaatan fosil

Fosil penting untuk memahami sejarah batuan sedimen bumi. Subdivisi dari waktu geologi dan kecocokannya dengan lapisan batuan tergantung pada fosil.Organisme berubah sesuai dengan berjalannya waktu dan perubahan ini digunakan untuk menandai periode waktu. Sebagai contoh, batuan yang mengandung fosil graptolit harus diberi tanggal dari era paleozoikum. Persebaran geografi fosil memungkinkan para ahli geologi untuk mencocokan susunan batuan dari bagian-bagian lain di dunia.[1]

[sunting]

7 Tanda Akan Bencana Alam

Bencana alam seperi Tsunami, Banjir, Gunung Meletus, dan Longsor merupakan kejadian Alam yang tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Laut yang tenang bisa dengan sekejab menjadi gelombang pembunuh yang siap menghancurkan apa saja yang didepannya, demikian pula dengan Gunung , sungai dan berbukitan yang Indah, semua bisa dengan sekejab mata menjadi "malaikat maut" bagi kehidupan disekitarnya. 

Tetapi tahukah anda, bahwa sebelum terjadi suatu Bencana Alam, Alam telah memberikan tanda-tanda terutama kepada manusia bahwa akan terjadi bencana tersebut. Pada zama pra sejarah , jauh dari peradaban teknologi dan penemuan-penemuan mengenai sistem bencana terpadu, mereka menggunakan peringatan Alam sebagai satu-satunya alat untuk mengetahui kapan bencana itu akan datang. Bukan hanya untuk mengetahui atau memprediksi sebuah bencana, mereka juga menggunakan petunjuk alam sebagai sarana lain, seperti kapan waktunya bertani, kapan datangnya musim kemarau dan hujan, serta kapan waktu yang tepat untuk pergi melaut dan menangkap Ikan. 

Cerita tentang Mitos Alam ini juga pernah saya dengar dari "nenek" saat masih kecil. Saat itu tidak ada dalam pikiran saya untuk mengerti apa yang "nenek" sampaikan, saya hanya anggap sebagai cerita sebelum saya tidur malam, tetapi sekarang saya teringat kembali dan menyimpulkan mungkin ada benarnya juga. Karena cerita "Nenek" tersebut sama seperti kisah yang pernah disampaikan oleh beberapa orang yang daerah nya terkena Bencana, seperti Tsunami Aceh , gempa Bengkulu dan beberapa tempat lainnya. 

Dan Inilah  7 Mitos Atau Peringatan Alam Jika Akan terjadi Bencana Alam  

1. Ayam Kampung yang tidak mau bertelur dalam waktu yang lama
 Siapa yang tidak kenal Ayam Kampung konon Kuning telurnya membawa khasiat untuk kebugaran tubuh, Mitos masyarakat kuno mengatakan jika Ayam kampung sudah tidak mau bertelur pada waktunya dan setiap malam mengeluarkan suara gaduh seperti "Ayam hendak Kawin" atau "Ayam yang sedang berkelahi" maka dipercayai bahwa akan terjadi sebuah bencana di daerah tersebut.

2. Kumpulan Burung Laut yang terbang rendah ke menjauh ke arah daratan yang terdalam 
Burung Laut, sekumpulan burung laut biasanya terbang berkelompok diatas permukaan laut dan kemudian berhenti di bibir-bibir pantai atau lembah-lebah disekitar pantai, Mitos Mesir kuno jika sekumpulan burung laut berwarna Hitam terbang dalam jumlah yang besar menuju jauh ke daratan melewati pemukiman dan pantai , itu menandakan akan terjadi Bencana Besar berupa Gelombang Laut yang sangat besar. 
3. Petir disiang hari yang cerah 
Mitos tentang Petir yang meyambar disiang hari yang cerah tanpa awan mendung ini berasal dari Mitos suku-suku lama Sumatera dan Melayu, ada dua anggapan tentang hal ini, yang pertama akan ada tokoh masyarakat yang berpulang ketangan Ilahi, atau akan datang bencana besar didaerah tersebut 

4. Hewan Tengah Laut terlihat di dekat pantai 
Mitos tentang hewan tengah laut yang berada di dekat pantai ini, merupakan mitos masyarakat romawi kuno. mereka beranggapan jika melihat sekumpulan Paus, atau Hiu , mendekat ke bibir pantai atau dekat dengan pantai itu tanda-tanda akan terjadi bencana, tetapi berbeda dengan Mitos bangsa Australia Kuno, yang dimaksud binatang laut itu adalah sekelompok Lumba-lumba dalam jumlah banyak berkeliaran di dekat pantai dan mengeluarkan suara-suara yang membentuk pola nada yang menyedihkan mereka mempercayai itu merupakan peringatan akan terjadi bencana

5. Kera tidak mau berada di pohon 
Kera binatang yang identik dengan pohon, dan selalu berada diatas, jarang untuk turun jika turunhanya sebatas mencari makan jika pohon tidak dapat lagi diandalkan, tetapi jika kera sudah tidak lagi berada dipohon dalam waktu tertentu dan selalu berteriak-teriak pada malam hari , dinyakini sebagian suku di sumatera itu merupakan pertanda akan terjadi bencana

6. Kumpulan semut berjalan beriringan menjauh dari habitan nya 
Bukanlah hal yang aneh jika melihat semut berjalan beriringan, karena semut merupakan salah satu binatang yang menjunjung tinggi rasa persaudaraan, tetapi bagaimana jika semut berjalan beriringan meninggalkan pemukiman penduduk dan menjauh dari habitan nya selama ini, menurut kepercayaan suku kuno di wilayah timur tengah, afrika dan sebagian Asia itu merupakan tanda-tanda akan terjadinya sebuah bencana untuk beberapa waktu kedepan. 

7. Sesosok Orang yang telah lama menghilang kembali Muncul
Mitos Munculnya sosok orang yang telah lama menghilang atau telah lama meninggal ini, dipercayai oleh sebagian besar suku-suku di Indonesia. Biasanya sosok ini menyerupai tokoh-tokoh panutan masyarakat dimasa lampau. mereka datang memperingatkan , akan tetapi peringatan biasanya bukan bahwa akan bencana.  Sosok misterius ini memperingatkan orang-orang yang berbuat salah untuk kembali kejalan yang benar dan segera bertobat atas perbuatan yang telah dilakukannya. Kemunculan sosok ini tidak serta merta langsung mengingatkan seseorang pada sosok tersebut. Biasanya masyarakat akan ingat tentang siapa sosok tersebut setelah bencana terjadi. 

Itulah 7 Mitos Alam sebagai tanda peringatan akan terjadinya Bencana. Mungkin ada benarnya dan juga mungkin ada kekeliruannya, tetapi begitulah orang-orang kuno dulu memprediksikan kapan bencana alam akan datang melalui petunjuk-petunjuk yang telah di berikan alam serta kepercayaan mereka dengan takdir yang telah di tentukan oleh Sang Pencipta.

Dan mungkin masih banyak tanda-tanda alam lainya sebagai peringatan kepada manusia jika akan terjadi Bencana.

Kepemimpinan SBY Merosot di Mata Publik

Edityawarman/ Presidensby.info President Susilo Bambang Yudhoyono
JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan merosotnya kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Survei terhadap kepuasan publik pada bulan Juni 2011 dilihat turun sekitar 9,5 persen dibandingkan hasil survei pada Juni 2011.
Ketidakpuasan publik terhadap kinerja SBY tercermin di aspek-aspek ekonomi, politik, penegakan hukum, hingga keamanan di Indonesia dalam periode Januari 2010 sampai dengan Juni 2011.

Peneliti senior LSI Sunarto Tjiptohardjono mengatakan survei LSI pada Januari 2011 menunjukkan kepuasan publik terhadap kinerja SBY masih di angka 56,7 persen. Sementara itu, pada bulan Juni 2011 turun ke angka 47,2 persen.
"Ini diikuti oleh ketidakpuasan publik yang terus meningkat terhadap aneka aspek kehidupan," ungkapnya dalam keterangan pers di kantor LSI, Minggu (26/6/2011).
Ketidakpuasan publik terhadap kinerja SBY tercermin di aspek-aspek ekonomi, politik, penegakan hukum, hingga keamanan di Indonesia dalam periode Januari 2010 sampai dengan Juni 2011.
Publik menilai tak ada kemajuan dalam aspek ekonomi. Puncaknya, pada September 2010 lalu, yaitu 37,1 persen publik menilai keadaan ekonomi nasional buruk dan sangat buruk.
Di Juni 2011, kondisinya masih tak terlalu berubah, yaitu 35,7 persen publik kecewa dengan kondisi ekonomi nasional. Begitu pula penilaian publik terhadap keadaan politik dan penegakan hukum nasional di Indonesia.
Kekecewaan publik terhadap aspek ekonomi dan hukum di bawah kepemimpinan SBY cukup konsisten.
Sunarto mengatakan kepuasan publik atas kinerja SBY merosot tajam di tengah-tengah publik yang hidup di perkotaan dan mereka yang berpendidikan tinggi.
Survei dilakukan pada tanggal 1-7 Juni 2011 kepada 1.200 responden di 33 provinsi. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Kasus Hukum Pancung Ruyati

Pray for Ruyati 
  Ruyati bin saputi TKI yang dihukum pancung di Arab Saudi terkait kasus pembunuhan yang dilakukannya    terhadap majikan.
sangat malang TKI tersebut yang seharusnya mencari uang untuk kebutuhan di kampungnya kini wanita itu telah tiada
bayangkan jika ibu anda bekerja jauh susah payah hanya untuk menyambung hidup mencukupi anak-anaknya lalu di hukum mati betapa sedihnya keluarga yang di tinggalkan. sangat di sayangkan sekali pemerintah Arab saudi tidak memperhatikan praktek internasional yang berkaitan dengan kekonsuleran.
” Ke­banyakan dari terpidana tersebut adalah warga asing “
perempuan berusia 54 tahun itu divonis mati atas kasus pembunuhan yang terjadi pada 12 Januari 2010. Suyati dituduh membunuh ma­jikan dengan cara kejam, yakni menusukkan pedang berkali-kali kepada korban. Di depan pengadilan, Ruyati mengakui perbuatannya tersebut. Minggu lalu Amnesty Internasional telah mengutuk penggunaan hukuman pancung di Arab Saudi dan memin­ta negara yang kaya akan mi­nyak tersebut untuk menghentikan kebijakannya tersebut.
Motif pembunuhan adalah karena rasa kesal akibat sering dimarahi oleh ibu majikannya karena gaji yang tidak dibayarkan selama 3 bulan (sebesar total SR 2.400) dan tidak mau memulangkannya meskipun sering diminta.
“Suryati membunuh dengan sangat Kejam dengan pisau jagal dan kemudian dilanjutkan dengan menusuk leher korban dengan pisau dapur.“
Menurut ketentuan hukum di Arab Saudi, eksekusi hukuman mati bisa dibatalkan jika keluarga korban memaafkan pelaku pembunuhan. Akan tetapi, dalam kasus Ruyati, keluarga korban tidak bersedia memaafkan dan eksekusi mati akhirnya tetap dijalankan.
Hukum islam ?
Sudah seharusnya siapa saja yang membunuh maka balasanya harus di bunuh juga tapi harus ditimbang juga dengan bijak yang se adil-adilnya karena data statistik pada tahun 2010 orang yang di hukum pancung kebanyakan warga asing. Arab Saudi telah meng­eksekusi setidaknya 27 orang tahun ini saja.
banyak beberapa kasus pemerkosaan penyiksaan para TKI oleh warga arab namun tidak di balas dengan setimpal yang seharusnya dilakukan serupa sebagaimana dia menyiksa. ini sebuah ketidakadilan. sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa arab kejam terhadap para TKI banyak yang memperlakukan TKI seperti hewan. mungkin ini karena sifat psikologis meraka dan makanan dimana meraka menganggap bahwa TKI itu para budak yang layak di lakukan apa saja. sungguh terlalu kata bang haji rhoma.
persoalannya bukan masalah hukum pancungnya tapi penegakan keadilan itulah yang wajib di tegakan karena hukum mati sudah menjadi syariat secara fitrah pasti jika keluarga anda di bunuh pilihannya ada dua memaafkan dengan membayar diyat atau di hukum mati. banyak kasus pembunuhan yang dihukum ringan  keluarga yang di timpa musibah tidak terima bahkan dia menginginkan di hukum mati pula padahal dia orang non muslim yang tidak mengakui syariat hukum mati, itulah fitrah.
jadi hukum mati tidak masalah demi melindungi hak korban yang di bunuh, jika korban masih tegar maka bisa saja dengan memaafkan
lalu membayar diyat yang paling penting adalah keadilan. karena hukum mati adalah syariat islam yang harus di tegakan jika negara tersebut sudah memenuhi kesejahteraannya.
ARAB BUKAN ISLAM ?
bukan berarti yang berkaitan dengan arab itu islam karena kita wajib memahami siapa arab apa itu islam jangan di jadikan agama islam ini milik bangsa arab karena islam itu milik semua bangsa. hilangkan arabisasi karena itu bukan berarti islam.